Cerpen Ketika Hati Ini Ingin Semuanya Berakhir

Cerpen Karangan: Rizzack
Kategori: Cerpen Cinta, Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 1 April 2022

Angin berhembus menerpa wajah Ara yang terlihat sendu. Kalau kalian melihat mata Ara sembab itu karena Ara habis nangis.
Kenapa Ara nangis? sepertinya pertanyaan itu gak usah Ara jawab karena Ara gak mau perpanjangan urusan yang telah terjadi pada Ara.

Ara bingung sekarang apa yang harus kulakukan karena semua orang telah menjadi jahat pada hidup Ara.
Ayah… ibu… apakah aku sejahat itu sampai semua orang benci Ara? Ara cuma mau hidup tenang, itu saja.
Riki… Kelly… Hashel… Kak Ryan… Shelly… maafin Ara karena sudah membuat kalian kecewa.
Ara emang gak sepantesnya hidup. Ara udah hancurin hidup kalian dengan cara paling keren.
kalian sekarang jahat ke Ara gara-gara Ara udah ngancurin semua hal yang udah kalian bangun selama ini. Ara bener-bener ngerasa bersalah.

Ara lihat aliran air yang mengalir deraas dibawah sana. sepertinya Ara memang harus akhir hidup Ara. Gak guna ara masih hidup disini.
Sesaat Ara melangkahkan kaki Ara kedepan selangkah dan membiarkan tubuh Ara meluncur deras dan berdebam ke dalam air.

“Sialan lo, Ki!” Ryan mencengkeram kerah seragam Riki. “Apa lagi Ara?!”
Riki menghela nafasnya. “maafin gue, Kak. Gue gak ada maksud buat ngebentak Ara kasar”
Lalu Ryan mengungkapkan semua wajah teman-teman Ara dengan tajam.

“Kalian tau? Gue benci banget sama sifat kalian yang udah ngebuat Ara hampir mati!”
Wajah semua sahabat Ara menunduk. mereka tidak berani mengungkapkan wajah Ryan yang merah padam. Ryan benar-benar marah.
“Cuma gara-gara kalah di event game internasional bukan berarti ngancurin hidup orang lain juga!’

Semua teman-teman ara terus menunduk. di dalam hati mereka juga berpikir hal yang sama, mengapa dengan teganya mereka membentak Ara yang selalu ada di samping mereka hanya karena kalah di dalam event game internasional?

Memang saat itu mereka sangat marah karena Ara mengacaukan formasi mereka saat bertanding. Tapi mereka segera tersadar ketika Ara sudah pergi meninggalkan mereka.

Baca Juga :  Cerpen Kematian Cinta Karena Online

“Maaf, kak,” lirih mereka.
Ryan menghela nafasnya secara perlahan.
“gak usah minta maaf ke gue. maaf minta ke Ara pas dia udah bangun,”

Ara bangunan di sebuah ruangan serba putih yang Ara kenal. Bukannya ini di dalam rumah sakit ya? kok Ara bisa ada disini?

“ARA!!!” pekik seseorang yang sontak membuat Ara menoleh.
“Yg mirip kerang?” gumam Ara.
Shelly langsung menghampiri Ara dan memeluk Ara dengan erat. ngomong-ngomong ngapain Shelly di sini?
Yang membuat Ara tambah bingung adalah tiba-tiba Hashel, Kelly, Riki, dan kak Ryan juga datang. Ada apa ini? Emang nya Ara lagi ulang tahun ya?

“Ara… lo udah siuman?” Tanya Kelly dengan suara bergetar.
Ara melipat dahi. Maksud Kelly apa? Ara gak ngerti.

Tiba-tiba semua orang mendekat kecuali Kak Ryan dan langsung meluk Ara.
“eh, ada apa ini meluk-meluk? kayak gak pernah ketemu selama seabad aja?” Polos Tanya Ara.
“Ra,” ujar Riki setelah mereka melepaskan pelukan. “kita minta maaf”
Maaf?
“Apa?” Tanya Ara.
“Maafin kita yang udah nyakitin, elo,” jawab Hashel membuat Ara menaikkan sebelah alis Ara.
kenapa ya? kenapa mereka minta maaf ke Ara?

“lo udah baikan kan?” tanya Kelly dengan senyum tipis.
Ara mengangguk. “ya! udah dong, Kelly. Ara tuh kuat!”
Semua menghela nafas lega.
“Tapi kenapa Ara bisa ada disini ya? Ara gak ngerti” Tanya Ara bingung.
Semua orang saling pandang dan tersenyum tipis.
“lo gak usah tau, Ra” ujar Riki membuat pipi Ara menggelembung.
“Aku h! Ara jadi penasaran”
“Lebih baik lo gak usah tau” ujar kak Ryan yang membuat Ara otomatis terdiam.

Kak Ryan mendekat kemudian duduk di samping Ara dan mengelus pucuk kepala Ara denhgan lembut.
“inget, Ra. Kalo ada masalah lain kali jangan ngelakuin hal-hal bodo ya? bunuh diri misalnya”
Ara mengangguk polos membuat semua orang terlihat senang. Ara tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi tapi Ara mengiyakan saja.

Baca Juga :  Cerpen Batu Biru

“Semoga persahabatan kita semakin erat ya?” kata Ara membuat semua orang sontak menoleh ke kak Ryan.
“Ekhem, persahabatan ya, kak?” Riki berdeham.
“Oh iya, teman ya?” Hashel terkekeh.
Sontak semua tertawa saat melihat wajah Kak Ryan memerah.
Ara sepertinya mengerti. Ara tersenyum lalu mencium pipi Kak Ryan yang langsung membuat semua orang membocorkan tak percaya.

“Udah ah, gue mau ke toilet dulu. suami istri mah emang udah beda” ujar Kelly langsung balik kanan menuju pintu.
“Gue juga!” kata Shelly yang mengekor Kelly dan diikuti oleh Riki dan Hashel.
Kak Ryan bingung melihat tingkah laku teman-teman tapi langsung terkejut melihat Ara tersenyum manis.

“A-Ara?”
Ara tersenyum. “Ara tau. Ara juga suka sama Kak Ryan,” ujar Ara membuat Kak Ryan salah tingkah.

Mungkin Ara kena amnesia sama dengan apa yang terjadi sebelumnya tapi Ara tidak peduli. Asalkan hubungan persahabatan kami tak goyah maka sudah cukup.

Dan untuk kak Ryan, suami Ara yang berani melamar Ara dan menikahi Ara pas umur Ara masih 17 tahun cuma buat nyelamatin Ara dari cowok berengsek bernama George.

Terima kasih, kak.

Selesai.

catatan:
Ara = Aku

Cerpen Karangan: Rizzack
Blog / Facebook: Rizzack
Rizzack adalah sebuah nama pena dari seorang pemuda yang kini sedang mengenyam pendidikan di sebuah pesantren bernama pesantren Husnayain 02 cimanggu sukabumi.
hobinya adalah menulis dan menyukai untuk menjadi penulis terkenal tapi tidak menjadikan kegiatan menulis itu sebagai pekerjaan akan tetapi hobi. Lagi pula katanya ia ingin jadi Youtuber juga.
karya yang pernah ditulis atau sedang ditulis tapi tidak terbit:
– Catatan baru (Tamat)
– Jalur sungai (sedang berjalan)

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 1 April 2022 dan kunjungan di situs Cerpenmu.com


Baca Juga :  Cerpen Rasi

Cerpen Ketika Hati Ini Ingin Semuanya Berakhir merupakan cerita pendek karangan Rizzackkamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen karya terbarunya.


“Kamu suka puisi ini?, Share donk ke temanmu!”

Bagikan ke Facebook
Google+


” Baca Juga Cerpen Lainnya!”



Oleh: Siti Marifah

Pagi itu Ara berlari menuju kolam ikan di samping rumahnya. Seperti yang biasa dilakukan ketika pagi bertemunya, ia menemui ikan mas yang ada di kolam ikan samping rumahnya.


Oleh: Tritina Lestari

Siang itu Babas dan Nur baru saja selesai melaksanakan tugas mereka yaitu sebagai pilot dan pramugari. Sesampainya di rumah tante Babas, Nur berniat untuk langsung pulang namun Babas meminta


Oleh: Regata Ringga Hanessa Putry

Sang raja pagi mulai muncul dari tempat persembunyiannya, embung bertebaran hujan daun-daun hijau, burung-burung mulai berterbangan, dan suara ayam jago pun terdengar. Muncul sesosok wanita tua di perempatan jalan


Oleh: Fany R. Rayanisaputri

Sudah beberapa hari ini kelakuan putri berubah tiap malam ia melamun di jendela kamarnya Mamanya yang kuatir dengan keadaan putrinya lalu menanyainya “nak kenapa kamu disitu apa kamu


Oleh: Nur Aeni Fadilla

Berseragam putih abu-abu terasa paling menyenangkan dari hal lainnya. Masa Remaja menuju masa dewasa. Banyak teman-teman baru, suasana yang baru dan cowok-cowok keren di sekolah. Awal memasuki masa ini,





“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”

“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim puisi cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis puisi dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan puisimu.com loh, bagaimana dengan kamu?”


Tinggalkan komentar