Cerpen Katanya Teman





Cerpen Karangan: Murphy
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam)

Lolos moderasi pada: 13 May 2022

Apa judulnya terlalu aneh? atau tingkahmu yang mendadak aneh?
Tenang, cerita ini bukan tentang seberapa aneh perasaanmu padanya, tetapi tentang ‘Aneh’ atas segala hal yang hanya dalam garis bawah kata TEMAN.

Friendzone katanya, sakit realitanya.
Yang suka aku sendiri, yang berjuang aku sendiri, yang capek aku sendiri. Semangat Aku!!!

Di perjalanan pulang ia melamun, dibalik punggung ojol ia memikirkan hal-hal aneh yang dirinya saja bingung
“tadi dia beneran ngobrol sama gua? wahhh bisa gila nih, terus matanya cantik banget”
Tak disangka ia meninju langit hingga sebagian motor ikut bergoyang

“ada apa mbak?”
“eee n-n-ngak papa pak, terusin aja”
“dasar dungu” katanya dalam hati (jujurly ikutan saltieng)

Pertama kali dalam hidupnya, ia berbincang, oh lebih, bertatap mata sembari membicarakan hal random tentang mata pelajaran beserta jajaran guru-guru di sekolahnya yang menjengkelkan.
“gua pasti udah gila tadi, iya beneran gila”
“mana tangan gua keringet dingin, udah kayak diliat isi hp sama mama” katanya sembari tertawa

Ia di kamar kecil itu, memutar lagu kesukaannya.
I think you’re the one I’ve never seen before
I want you to know
I love you the most
I’ll always be there right by your side
‘Cause baby, you’re always in my mind
GMYF – Zack Tabudlo

Bisa apa? Bisa gila. Ia memikirkan banyak skenario- skenario yang membuatnya menarik pipi dan memikirkan berjuta kata harap, untuk menjadikan ia untuk menjadi “miliknya” seutuhnya.
Tapi kembali dengaan kata, kita berteman.
Sadarlah batu, tidak semua harapnmu akan menjadi pasir pantai yang indah. Mungkin saja, ia hanya spontan bersikap begitu apalagi ia seorang yang “friendly” jangan heran makanya.

Baca Juga :  Cerpen Ternyata Tak Sendiri (Part 1)

TING…
2 pesan masuk
be mine:
“Ra, ada film baru”
“Mau nonton ngga?”
STUCKKKK!!!
Paru-paruku digilas kata kata manisnya.
me:
“kapan nu?”
be mine:
“Lo maunya kapan? Besok?”
me:
“lusa ya nu”
“bunda lagi pergi, jadi harus jaga Bita”
be mine:
“Oh gapapa ra biar gua pesenin ya”

Malam yang biasanya kosong dan hanya ada suara lelapnya tidur Abita sang adik, sekarang menjadi indah hanya karena percakapan kecil darinya yang membuatnya senang bukan kepalang.

Secercah cerita tentang persahabatan dengan salah seorang yang tanpa disadari menyimpan sebuah harapan, untuk menjadikannya sebagai kepunyaannya, lebih dari sekedar teman. Tapi tenang, tidak semua yang indah akan memiliki ending yang indah pula, sama seperti ombak.

Ia datang dengan tenang, menghancurkan garis hati di Pantai sepi.
Kenyataannya sudah ada wanita di baliknya sampai saat ini. Menjadikannya Imam sebagai penuntun hidupnya kelak. Oh itu aku.

Cerpen Karangan: Murphy

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 13 Mei 2022 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com


Cerpen Katanya Teman merupakan cerita pendek karangan Murphy, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.


“Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!”



Share ke Facebook

Google+



” Baca Juga Cerpen Lainnya! “





Oleh: Damar Pamungkas

“GAK USAH BENGONG DEK!!” Teriakan senior memudarkan lamunanku saat memandang seorang Perempuan cantik di seberangku. Putra, itulah namaku… Aku adalah seorang mahasiswa baru di salah satu perguruan Negeri ternama




Oleh: Rachmel

Namaku Rachmel, umurku sekarang 17 tahun. Orang bilang pada umur 17 tahun banyak yang istimewa, Namun bagi aku itu tidak berlaku sama sekali. Apalagi masalah percintaan, itu gak berlaku


Baca Juga :  Cerpen Menjadi Seorang Dalang



Oleh: Ghafi Reyhan

Wajahnya masih terisi kehampaan serta keluguan, sebuah rompi merah melekat menutupi kemeja putih lusuhnya. Dirinya belum tamat sarjana, namun langkahnya yakin tanpa keraguan. Buku kuliahnya dikepit erat lengannya, tubuhnya




Oleh: Usnah Nurdiana

Terkadang rindu tidak semudah yang dibayangkan. Kesekian kalinya perasaan ini masih sedikit memanggil namamu. Namun, kamu tidak pernah datang dan kamu pergi begitu saja tanpa memberi kabar. Kesekian kalinya




Oleh: Eva Kurniasari

Ini cerita tentangku. Cerita tentang senang dan sedihnya aku memendam perasaan. Menyembunyikan rasa sukaku kepada dia. Dia, ya… dia. Orang yang selama ini buat aku terus berharap, walaupun aku





“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
“Kalau iya… jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?”



Tinggalkan komentar